Himponi – Informasi Seputar Himponi

PELAKSANAAN EDUKASI & DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DAN KANKER SERVIKS DALAM RANGKA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN RI KE 79 KERJASAMA RS BHAKTI ASIH DENGAN HIMPUNAN PERAWAT ONKOLOGI INDONESIA (HIMPONI)

Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 79 Himpunan Perawat Onkologi Indonesia (HIMPONI) dengan RS Bhakti Asih mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelaksanaan edukasi dan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks yang dilaksanakan dua hari pada tangggal 27 Juli 2024 dan 29 Agustus 2024. Penanggung jawab pelaksana adalah Ibu Dr. Kemala Rita wahidi, SKp., Sp,Kep.Onk., ET., MARS FISQua. Berdasarkan laporan dari Ibu Dr.Kemala Rita bahwa peserta yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari karyawan RS Bhakti Asiih, Kader & Masyarakat Kecamatan Larangan, Cileduk Dan Kec. Karang Tengah seebanyak 251 orang. Kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk mendeteksi secara dini kanker payudara dan kanker serviks sehingga dapat menekan angka kejadian kanker payudara dan serviks stadium lanjut. Berdasarkan data hasil pelaksanaan edukasi dan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juli dan 29 Agustus 2024 dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-79, tercatat bahwa kegiatan ini dilakukan oleh RS Bhakti Asih bekerja sama dengan Himpunan Perawat Onkologi Indonesia.

Pada tanggal 27 Juli 2024, sebanyak 72 peserta dari kalangan karyawan RSBA dan kader serta masyarakat dari Kecamatan Larangan, Cileduk, dan Kecamatan Karang Tengah berpartisipasi. Dari 72 peserta tersebut, 16 orang (22,22%) teridentifikasi sebagai suspek kanker payudara (KPD) dan 0 orang sebagai suspek kanker serviks (Ca.CX). Tidak ada kasus infeksi yang terdeteksi, namun terdapat 19 orang (31,14%) dengan keputihan dan tidak ada yang terdeteksi memiliki polip.

Pada tanggal 29 Agustus 2024, 169 peserta yang terdiri dari kader dan masyarakat dari Kecamatan Larangan, Cileduk, dan Kecamatan Karang Tengah ikut serta dalam kegiatan ini. Dari jumlah tersebut, 23 orang (13,61%) teridentifikasi sebagai suspek KPD dan 8 orang (6,90%) sebagai suspek Ca.CX. Selain itu, 3 orang (2,05%) terdeteksi mengalami infeksi, 6 orang (4,11%) mengalami keputihan, dan 1 orang (0,68%) memiliki polip.

Secara keseluruhan, total peserta yang melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks adalah 251 orang, dengan rincian 72 orang teridentifikasi sebagai suspek KPD dan 8 orang sebagai suspek Ca.CX.

Salam sehat salam 3C