Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas terselenggaranya usaha kerjasama multipihak yang melibatkan akademisi, rumah sakit, industri dan dukungan organisasi profesi baik di dalam maupun di luar negeri, maka kami dapat mengembangkan upaya pelatihan dan pendidikan bagi perawat yang bekerja dalam lingkup layanan pasien kanker. Usaha ini juga dilakukan dalam rangka menyamakan strategi Kementerian Kesehatan, dimana salah satu pilarnya adalah Transformasi Tenaga Kesehatan dalam upaya meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan pasien kanker. Selain itu, berdasarkan survei yang kami lakukan, ditemukan bahwa perawat yang bekerja di layanan kanker membutuhkan pelatihan dalam rangka peningkatan kompetensi, sehingga dapat menunjang fungsinya di pelayanan kanker.
Untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, maka perlu adanya program pelatihan yang terstandarisasi di seluruh indonesia, sehingga perawat yang bekerja di pelayanan kanker kompeten dan berdampak terhadap peningkatan mutu pelayanan pada pasien kanker. Salah satu strategi peningkatan kompetensi perawat adalah melalui Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar (PKKD), sehingga perawat yang bekerja di pelayanan kanker tersertifikasi PKKD sebelum mereka mengikuti pelatihan lanjutan seperti kemoterapi, radioterapi, dst.
Yang tidak kalah penting, strategi juga perlu memenuhi kebutuhan jangka panjang, dimana perawat dapat menjadi mitra strategis bagi para ahli onkologi dan pemangku kepentingan dalam tata layanan penyakit kanker. Untuk itu, kami juga membangun kerjasama dengan akademisi dari Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Di masa yang akan datang, akan terdapat lebih banyak lagi universitas yang akan membuka program spesialis keperawatan untuk mendukung tatalaksana kanker.
Tatalaksana kanker terus berkembang, maka diperlukan kesadaran untuk terus memperbarui secara terus menerus dan mengasah kemampuan dengan belajar secara mandiri. Oleh karena itu, kami juga menyiapkan materi edukasi mandiri pada bagian ini. Harapannya, para perawat dapat memanfaatkan materi edukasi mandiri yang disediakan untuk belajar secara mandiri sehingga kedepannya dapat menjadi lebih kompeten dan bisa berkontribusi secara aktif dalam tatalaksana kanker di ekosistemnya masing-masing.
Untuk itu, bagi para perawat yang bekerja di layanan kanker, sangat disarankan untuk melakukan asesmen mandiri dan membuat perencanaan pelatihan, pendidikan, dan penguatan dengan belajar mandiri yang akan mendukung karir dan/atau memenuhi kompetensi dasar untuk memenuhi standar.
Perlu dukungan dan kerjasama dari banyak pihak dan dukungan dari semua perawat yang bekerja di pelayanan onkologi untuk dapat memajukan peran perawat dalam tata laksana kanker sehingga benar-benar dapat menjadi mitra strategis bagi para onkologi dan pemangku kepentingan lainnya.
PETA Indonesia

Pendidikan

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia
Spesialis Keperawatan Onkologi
Spesialis Keperawatan Onkologi di FIK UI sudah dimulai pada mid 2021. Program ini baru saja mendapatkan akreditasi LAM-PTKes pada Maret 2024 dengan peringkat Unggul. Dengan adanya kerjasama peningkatan kapasitas perawat onkologi bersama RS Kanker Dharmais, HIMPONI dan PT Roche Indonesia, saat ini terdapat 57 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari filantropi Roche Global.
Link : https://nursing.ui.ac.id/spesialis-keperawatan-onkologi/
Magister Ilmu Keperawatan
Ada beberapa peminatan keperawatan yang tersedia di FIK UI, yang menarik disini ada peminatan keperawatan onkologi.
Dengan adanya kerjasama peningkatan kapasitas perawat onkologi bersama RS Kanker Dharmais, HIMPONI dan PT Roche Indonesia, saat ini terdapat 57 perawat yang menerima mendapatkan beasiswa dari filantropi Roche Global, dimana 51 mahasiswa sedang mengikuti program Magister Keperawatan, 3 mahasiswa di program Spesialis Keperawatan Onkologi, dan 3 perawat telah lulus Spesialis Keperawatan Onkologi pada tahun 2023.
Peminatan:
- Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
- Keperawatan Komunitas
- Keperawatan Maternitas
- Keperawatan Medikal Bedah
- Keperawatan Jiwa
- Keperawatan Anak
- Keperawatan Onkologi
- Keperawatan Gerontik
Link : https://nursing.ui.ac.id/program-magister-ilmu-keperawatan/

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada
Magister Keperawatan
Mengingat pentingnya peran Navigasi Pasien Kanker (NAPAK) dalam tatalaksana kanker yang komprehensif dan menjawab kebutuhan di masa yang akan datang, maka mulai tahun ajaran 2024/2025 Program Studi Magister Keperawatan FK-KMK untuk pertama kalinya di Indonesia, menambahkan kompetensi Navigator Pasien Kanker (NAPAK) pada kurikulum Program Studi Magister Keperawatan. Penambahan Kompetensi NAPAK ini dikembangkan bersama RS Kanker Dharmais, RS Dr Sardjito dan Tata Memorial Centre (TMC), Mumbai – India yang difasilitasi oleh PT. Roche Indonesia.
Masa tempuh kurikulum pada program magister tersebut adalah 4 semester.
Program Studi Magister Keperawatan dengan penambahan kompetensi Napak FK-KMK UGM juga akan merekognisi pelatihan NAPAK berbasis rumah sakit dan NAPAK dari TMC. Dengan demikian bagi mereka yang sudah mengikuti pelatihan NAPAK dan berminat melanjutkan pendidikan Magister Keperawatan di FK-KMK UGM, akan diakui kreditnya. Syarat lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rekognisi ini berkat kerja sama dengan Diklat RS Kanker Dharmais dan RS Sardjito, dan PT Roche Indonesia.
Penambahan kompetensi Napak di Program Studi Magister Keperawatan FK-KMK untuk semua peminatan.
Peminatan yang dibuka:
- Keperawatan Medikal Bedah
- Keperawatan Anak
- Keperawatan Maternitas
- Keperawatan Gawat Darurat
- Keperawatan Jiwa
- Keperawatan Komunitas
- Manajemen Keperawatan
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi :
Narahubung Magister Keperawatan FK-KMK UGM
Pendaftaran: +62 8157900513 (Sdr. Anton Pramono)
Informasi: +62 81328652623 (Sdri. Sri Hartini, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D (terkait konten kurikulum) Terkait informasi program master dapat di akses di https://nursing.fkkmk.ugm.ac.id/program-magister-2/
Pelatihan Bagi Perawat yang bekerja di Pelayanan Kanker
Pelatihan disini bertujuan benar-benar untuk mencapai sasaran jangka pendek, dimana perawat mendapatkan pelatihan secara singkat dan segera bisa mendapatkan keterampilan dalam mendukung tatalaksana pasien kanker. Pelatihan ini perlu diatur agar benar-benar dapat mendukung kualitas pelayanan kanker, sehingga diwajibkan bagi perawat yang bekerja di pelayanan kanker untuk mengikuti jenjang pelatihan sesuai dengan kebutuhan pelayanannya. Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar menjadi fondasi dan diwajibkan bagi semua perawat yang bekerja di pelayanan pasien kanker.

Apa itu Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar ? dan Mengapa menjadi WAJIB ?
Pelatihan Keperawatan Kanker Dasar (PKKD) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dasar onkologi bagi perawat dalam jangka pendek, melalui pelatihan yang akan dilakukan selama 3 bulan, dan akan menjadi pelatihan persyaratan dasar bagi perawat untuk mengikuti pelatihan kanker lainnya. PKKD merupakan program pelatihan hasil kerjasama antara Dharmais National Cancer Center, Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia, HIMPONI, dan Roche.
Kurikulum PKKD terakreditasi dengan standar yang setara dengan Inggris, Australia, dan Hong Kong Cina. Diakui oleh International Society of Nurses in Cancer Care (ISNCC) dan didukung oleh Direktorat Jenderal Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
| Detail | Teori | Praktik | Praktik Mandiri |
|---|---|---|---|
| Metode | Daring | Luring Di Pusat Pelatihan | Telementoring |
| Durasi | 5 Hari | 5 Hari | Akan dilakukan di rumah sakit masing-masing peserta selama 3 bulan 2 minggu sekali selama 3 bulan Sistem teknis dan pemantauan lengkap akan dijelaskan dalam modul Terdapat laporan akhir untuk menyelesaikan pelatihan |
| JPL | 70 | 70 | 132 |
| SKP | 22,5 | 22,5 | 22,5 |
Kurikulum Inti :
- Terapi modalitas pada kanker
- Penatalaksanaan kegawatdaruratan pasien kanker
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan pembedahan
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan kemoterapi
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan targeted & immunotherapy
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan radiasi
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan gangguan nutrisi
- Penerapan perilaku caring dan aspek psikososial spiritual kultural pada pasien kanker
- Penatalaksanaan keperawatan terhadap efek samping pengobatan kanker
- Asuhan keperawatan pasien kanker dengan paliatif
- Teknik melatih bagi keperawatan kanker dasar
